Di hari itu, sore yang hangat
menyelimuti salah satu kota di Singapura. Seorang pria tampan dan tinggi
berbusana rapi bernama Daniel bersama teman dekatnya, Kevin menunggu jemputan
di halte bus. Sambil menunggu, sesekali dia teringat dengan Jessica, pacarnya
yang setia menunggu kepulangannya di Medan.
“Hey, kok melamun?” kejut Kevin
sambil menyenggol lengan Daniel
“Hmmm? Ga ada apa apa kok, cuma
capek aja kerja seharian” jelas Daniel dengan tatapan kosong
*Suara bus*
“Jangan melamun terus dong, entar
ketinggalan bus loh, yuk naik” kata Kevin
Daniel hanya mengangguk dan
mengikuti langkah Kevin menaiki bus. Kevin memilih kursi bus yang paling
belakang, sementara Daniel hanya mengikuti langkahnya. Sesampainya di bagian
belakang bus, Daniel menahan lengan Kevin.
“Gue duduk di dalam yah” kata
Daniel dengan senyum tipisnya
Daniel pun langsung duduk dan
menyandarkan kepalanya di kaca jendela bus. Kevin menatap Daniel dengan heran.
“Niel, kok u gak semangat banget,
padahal hari ini malam minggu loh. Kalo ada masalah cerita aja.” kata kevin
heran
“Ga pa pa kok” balas Daniel
singkat
“Loh, kalo ga mau cerita, mending
kamu bersandar di bahu gue aja deh, biar lebih baikan” kata Kevin sambil
tersenyum aneh
Daniel tertawa singkat, “Haha, ga
lah, entar dikira homo pula, udah, kamu menang deh, gue cuma khawatir aja”
balas Daniel
“Khawatir kenapa bro?” kata Kevin
sambil menatap Daniel dengan serius
“Gue khawatir aja vin sama
keadaan Jessica, ada perasaan gak enak” balas Daniel sambil menatap keluar
jendela
“Ooohh, karena Jessica..., bilang
dong dari tadi, gua pikir lo lagi sakit. Perasaan gak enak apa bro?” tanya
Kevin
“Tiba-tiba kok ada perasaan gue g
bisa ketemu sama Jessica lagi ya? Gue dari tadi siang khawatir tau gak” balas Daniel
cemas
“Wiihh, dramatis amat. Gak
mungkin la bro, cuma perasaan lo aja.” Jelas Kevin
*Bus berhenti di depan hotel yang
ditinggali Daniel*
“Eh, udah sampe tuh” Lanjut Kevin
sambil menggeser kakinya keluar
“Gue duluan yah” kata Daniel
dengan senyum tipis sambil berjalan keluar bus
Sesampainya di kamar hotel,
Daniel merebahkan dirinya sejenak di sofa sambil meletakkan tas kantornya di
atas mejanya. Setelah itu, Daniel bergegas untuk mandi dan makan malam terlebih
dahulu. Daniel berencana untuk menelepon Jessica lebih awal hari ini.
Sementara itu, Jessica yang
berada di Medan sedang berdiri di teras rumahnya sambil menatap bulan dan
ribuan bintang di langit menunggu telepon dari Daniel.
Di Comment yah kalau mau lanjut ;)
Dan jangan lupa di share ^^
Di Comment yah kalau mau lanjut ;)
Dan jangan lupa di share ^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar