Kamis, 03 September 2015

I Miss You (Chapter 1 : Penantian)


Di hari itu, sore yang hangat menyelimuti salah satu kota di Singapura. Seorang pria tampan dan tinggi berbusana rapi bernama Daniel bersama teman dekatnya, Kevin menunggu jemputan di halte bus. Sambil menunggu, sesekali dia teringat dengan Jessica, pacarnya yang setia menunggu kepulangannya di Medan.

“Hey, kok melamun?” kejut Kevin sambil menyenggol lengan Daniel

“Hmmm? Ga ada apa apa kok, cuma capek aja kerja seharian” jelas Daniel dengan tatapan kosong

*Suara bus*

“Jangan melamun terus dong, entar ketinggalan bus loh, yuk naik” kata Kevin

Daniel hanya mengangguk dan mengikuti langkah Kevin menaiki bus. Kevin memilih kursi bus yang paling belakang, sementara Daniel hanya mengikuti langkahnya. Sesampainya di bagian belakang bus, Daniel menahan lengan Kevin.

“Gue duduk di dalam yah” kata Daniel dengan senyum tipisnya

Daniel pun langsung duduk dan menyandarkan kepalanya di kaca jendela bus. Kevin menatap Daniel dengan heran.

“Niel, kok u gak semangat banget, padahal hari ini malam minggu loh. Kalo ada masalah cerita aja.” kata kevin heran

“Ga pa pa kok” balas Daniel singkat

“Loh, kalo ga mau cerita, mending kamu bersandar di bahu gue aja deh, biar lebih baikan” kata Kevin sambil tersenyum aneh

Daniel tertawa singkat, “Haha, ga lah, entar dikira homo pula, udah, kamu menang deh, gue cuma khawatir aja” balas Daniel

“Khawatir kenapa bro?” kata Kevin sambil menatap Daniel dengan serius

“Gue khawatir aja vin sama keadaan Jessica, ada perasaan gak enak” balas Daniel sambil menatap keluar jendela

“Ooohh, karena Jessica..., bilang dong dari tadi, gua pikir lo lagi sakit. Perasaan gak enak apa bro?” tanya Kevin

“Tiba-tiba kok ada perasaan gue g bisa ketemu sama Jessica lagi ya? Gue dari tadi siang khawatir tau gak” balas Daniel cemas

“Wiihh, dramatis amat. Gak mungkin la bro, cuma perasaan lo aja.” Jelas Kevin

*Bus berhenti di depan hotel yang ditinggali Daniel*

“Eh, udah sampe tuh” Lanjut Kevin sambil menggeser kakinya keluar

“Gue duluan yah” kata Daniel dengan senyum tipis sambil berjalan keluar bus

Sesampainya di kamar hotel, Daniel merebahkan dirinya sejenak di sofa sambil meletakkan tas kantornya di atas mejanya. Setelah itu, Daniel bergegas untuk mandi dan makan malam terlebih dahulu. Daniel berencana untuk menelepon Jessica lebih awal hari ini.

Sementara itu, Jessica yang berada di Medan sedang berdiri di teras rumahnya sambil menatap bulan dan ribuan bintang di langit menunggu telepon dari Daniel.


Di Comment yah kalau mau lanjut ;)
Dan jangan lupa di share ^^
Continue Reading...
© 2015 Tifo_ITMI. Pusblish by Frandy.